Perubahan

Semua orang ingin berubah bukan?, Berubah dalam hal positif tentunya. Ada kala dimana waktu kita menjadi seseorang kita tidak tau bahwa sifat kita sedikit demi sedikit berubah. Bisa dikarenakan situasi tertentu, tempat, bahkan pertemanan pun bisa membuat seseorang itu berubah

Disaat kita menjalani kehidupan, kita bisa sadar ataupun tak sadar mengetahui bahwa kita telah berubah. Seperti contoh, pada saat umur 11-14 tahun pada tahun 2006an ada namanya tulisan gaul seperti, AkU daN KamYuh, tulisan besar kecil yang menyebabkan mata menjadi sakit tersebut sangat terkenal dijamannya. Semua remaja pasti langsung mengikutiĀ  trend tersebut. Tetapi setelah bertambahnya pendidikan dan usia, maka tulisan tersebut menjadi aneh dan tidak ada satupun orang kemudian mengikutinya lagi.

Perubahan yang nampak seperti itu saya rasa sangat positif, mengarah ketujuan yang bagus, perubahan positif. Melihat lebih dalam lagi, ketika orang dijepit oleh keadaan, ekonomi dan pertemanan. Perubahan yang jelek pun bisa terlihat bagus.

Mungkin setiap orang pernah merasakan hal tersebut dan wajar mereka tidak menyadari bahwa perbuatan itu adalah jelek dan kita tau perubahan seperti itu tidak akan dirasakan oleh orang tersebut. Mengapa?

Pertama kebiasaan atau dalam bahasa inggrisnya habbit. Ketika seseorang masi dalam dalam umur taman kanak-kanak, kebiasaan yang ia liat pada orang tuanya dan lingkungannya akan berdampak penuh pada tumbuh kembangnya. Seperti contoh pelajaran membuang sampah pada tempatnya, pelajaran kencing dan buang air besar ditoilet, berterima kasih jika telah dibantu. Contoh tersebut hanya ada pada saat seseorang tersebut mengalami fase kekanakan/taman kanak-kanak. Ketika mulai beranjak dewasa, kebiasaan tersebut akan terus dibawa.

Adakah yang jelek pada kebiasaan tersebut?, tentu tidak ada, ini adalah contoh kebiasaan yang bagus, tetapi ada saja orang tua yang mengajarkan sesuatu yang tidak baik pada saat anak itu masi dalam fase menyerap semua informasi tanpa di pilah terlebih dahulu. maka orang tersebut akan terus membiasakan dirinya untuk sesuai dengan ajaran orang tua mereka. Apakah itu buruk?, tentu saja bagi sipelaku itu sudah sepatutnya ataupun kebiasaan tetapi bagi orang lain itu perilaku yang membutuhkan perubahan

kedua, tempat/lingkungan. Seseorang mengalami perubahan secara signifikan pada point ini. Contohnya adalah sbb; ketika orang itu pergi merantau ataupun pindah kekota yang baru, maka pola pikir dan pergaulan yang ada dikota tersebut akan berbeda dari kota sebelumnya. Pada kasus tertentu jika seseorang itu merasa bahwa dia dalam kaum yang salah maka orang itu pasti akan membetulkan prilakunya agar sama seperti yang lain.

Hal tersebut, saya rasa jika tidak penting buat apa dilakukan, ibaratnya dalam pergaulan kota barunya dia dituntut untuk dapat merokok agar sama seperti yang lain. Hal seperti tidak lah penting dan perubahaan tersebut sangatlah jelek. Tetapi banyak saja orang yang terjerumus dan jatuh sedalam-dalamnya pada kebiasaan jelek tersebut dan banyak lainnya.

Apakah ada solusi untuk perubahan kearah yang lebih jelek? tentu saja ada.

BERMORAL

Tau yang baik dan benar dibutuhkan MORAL, ibarat anda adalah manusia, moral adalah sesuatu yang anda butuhkan untuk hidup secara damai. Dinamika kehidupan yang saya rasa mulai tidak baik dan tidak ada kode etik membuat saya menuliskan tulisan ini.

Jadilah manusia yang manusia, bermoral, dan bermartabat. Karena pada akhirnya uang pasti akan habis, Manusia pasti akan mati, dan tidak akan ada yang menyelamatkan anda dari pada kematian selain moral dan kasih sayang.

Advertisements

Penyegaran Kembali – Menulis

Sudah tidak terasa kuliah berjalan kurang lebih 2 minggu, apa saja yang di ajarkan?, jangan membayangkan akan sejelumet ilmu mengenai Teknik Industri pada awal-awal perkuliahan. Penyegarang yang dilakukan adalah memulai dari belajar membaca, teknik persentasi, dan menulis

Karena mungkin peserta perkuliahan MMT ITS dulu kebanyakan adalah orang-orang maha tua, eh maaf, maksudnya pesertanya dari kalangan sepuh dalam industri yang ditekuninya makanya ada istilah belajar kembali bagaimana cara membaca tersebut. Tetapi ditahun ini termasuk tahun dimana tidak ada sepuh-sepuh dalam perindustrian belajar didalamnya, kebanyakan anak muda yang siap untuk menggali masa depan.

Ada satu sisi menarik dalam perkuliahan ini. Orang-orang yang duduk bersama saya adalah senior yang sudah mengasam garam dalam perindustrian, maka dalam beberapa kesempatan dipilihlah kelompok untuk maju dan memberikan persentasi. Ada case dimana ketidak mau mengalahan dan selalu ingin benar yang saya rasakan dalam persentasi mereka. Disinilah kelemahan kaum muda, yaitu menjadi pendengar setia dalam perdebatan kaum tua. hehehe šŸ™‚

Sangat seru dan sudah tidak sabar rasanya untuk bertemu dengan semua Proffesor dalam perkuliahan yang akan datang.

Kuliah lagi

Kembali lagi menjadi anak didik akademisi membuat saya mulai bersemangat untuk menghadapi kehidupan yang sudah didasar zona nyaman. Bertemu dengan rekan-rekan yang baru, berkenalan, dan juga saling tukar informasi.Ā  Perasaan yang dulu saya rasakan pada 2008 silam. Sudah saatnya bergerak maju dan meninggalkan zona nyaman tersebut

Keinginan untuk mempelajari manajemen dan juga memperoleh teman-teman engineering membuat saya memilih untuk kuliah di MMT ITS. Awalnya saya kira semua manajemen itu sama, tetapi setelah membaca misi dan visi dalam meluluskan siswa semuanya berbeda. Ada yang fokus pada akademisi, ada yang fokus pada melahirkan mahasiswa berpola pikir pengusaha, dan banyak ragamnya. Saya terfokus bagaimana saya membangun diri saya menjadi yang berguna bagai banyak orang, apakah di tempat saya berkuliah tersebut ada?, dan saya liat ada, Mengembangkan jiwa technopreneurship, wah ini mata kuliah saya waktu jaman S1 dulu, dan saya sedikit saja mendapatkan apa yang di ajarkan oleh dosen saya, Bapak Erda.

Banyak bertemu dengan pengajar yang sangat banyak mencicipi asam manis dunia membuat saya ingin sekali mengambil semua ilmu yang ada, ilmu yang diberikan, dan ilmu yang di bagi kan pada saat perkuliahan. Mudahan saya banyak yang dapat saya share pada 1 hingga 2 tahun kedepan dalam blog ini.

Ilmu yang berguna adalah ilmu yang dapat dirasakan oleh orang banyak untuk menunjang kehidupan mereka.

Interaksi Antar Manusia

IMG_20160419_034342
keren ya pendingin pake stulz

Seberapa bahagiakah anda hari ini?

Kata-kata tersebut mungkin menjadi sebuah pertanyaan yang menggelitik di jaman sekarang. Dijaman serba teknologi, dijaman dimana semua orang dapat berkomunikasi dimanapun secara cepat. Dijaman dimana keinformasi tidak dapat direm. Dijaman kita harus menfilter informasi secara sadar dan pintar.

Saya tergelitik jika sebuah kebahagian dijaman sekarang jika hanya di asumsikan bahwa kita dapat berbagi kisah di sebuah sosial media. Saya terpana akan banyaknya Ibu-bapak-saudara-nya semua berkumpul disebuah ruang keluarga yang hangat dan tersenyum-senyum bukan karena mereka bisa bersenda gurau diruangan tersebut. Hal yang lebih kejam itu terjadi, mereka tertawa melihat sebuah layar komunikasi. Layar fiktif, layar halusinasi, layar yang membunuh komunikasi 2 arah secara lambat.

Tiada interaksi.

Ketika terhipnotis dan tidak dapat disembuhkan, bahkan keluarga pun menjadi korban. Keterbengkalaian akan pekerjaan rumah tangga, keterbengkalaian akan tanggung jawab sebagai seorang ayah-ibu-kakak-adik dan lain sebagainya.

Pada hakikatnya, seorang manusia haus akan informasi, informasi yang cukup pesat dan banyak disediakan cukup baik oleh internet dimasa sekarang.Arus informasi tersebut seringkali menjadi sebuah tembok yang kokoh untuk membuat manusia sering kali lupa menjadi manusia.

Tiada rasa kemanusian.

Jadilah Manusia, kejarlah kebagahian yang hakiki, kebahagiaan dimana ada rasa bahwa engkau telah berguna bagi sesama mu.

#tulisanngawurgabisatidur

 

Opini : Siapkah Internet Cepat Di Indonesia?

Sebelumnya saya ucapkan selamat tahun baru untuk kita semua!.Ā  Tahun yang baru, Semangat yang baru, dan juga impian-impian baru yang akan kita kejar bersama-sama.

Tergelitik untuk menulis sebuah buah pikiran dari apa yang sedang saya baca disebuah media sosial barusan. Artikel tersebut menarik saya untuk dapat terus berpikir mengenai indonesia dengan ragam pola pikir dinegara ini. Tapi bukan itu persoalan mendalam yang saya lihat, saya mencampur semua permasalahan yang ada pada tulisan tersebut kedalam bentuk sebuah culture yang lagi berkembang dinegara saya tercinta ini.

Dapat kita lihat semua orang sudah memegang smartphone yang digunakan disetiap detik hari-hari yang dilalui. Bersama dengan benda pintar itu manusia dapat melakukan apa saja, terbayang akan hal itu ada sebuah letak negatif akan hal itu jika kita gabungkan dengan culture yang ada di Indonesia.

Saya mulai sering membaca perdebatan yang sebenarnya tidak penting akan hal sesuatu yang menyangkut SARA, dan kita tahu bahwa culture orang Indonesia yaitu paling cepat emosi dan tidak ditelaah terlebih dahulu. Seharusnya kita orang berpendidikan tau dan dapat membenarkan hal tersebut tetapi apa daya?, semua orang telah memiliki smartphone, tidak hanya kalangan atas, sampai kalangan bawah pun dapat terhubung dengan artikel itu dan ikut berdebat mengenai hal itu.

Lagi-lagi culture indonesia yaitu melihat yang paling lantang dan paling banyak berbicara di anggap benar padahal orang yang pintar dan bijak adalah orang yang bisa mengetahui bahwa setiap kata-kata yang ada dapat kita saring dan kita uji kebenarannya asalkan kita ada ilmu yang sepadan mengenai masalah tersebut. Asal bicara bukan merupakan solusi dan mencari tenar adalah hal yang sering saya lihat di setiap perdebatan.

Saya selalu mengikuti apa kata pepatah :

Orang pintar tau cara mengalah dan orang bodoh adalah yang paling nyaring bunyinya

Ketika anda adalah seseorang yang tidak berilmu apalagi salah ilmu, anda sebaiknya menyikapi mengenai permasalahan itu secara diam. Kenapa?, karena anda hanya terlihat sebagai orang yang paling nyaring bunyi daripada ilmunya.

Indonesia, culture, dan smartphone. Siapkah semuanya terhubung kedalam sebuah akses internet yang sangat cepat?. Dimana orang masih beranggapan bahwa dia paling benar tanpa pernah koreksi diri sendiri?.

Ingat, dunia ini indah karena kita berbeda dan saling mengisi. Jika sebuah ekosistem itu hancur dan semua menjadi predator, apakah anda bisa hidup saling mengisi?

~Abreey

2015 dan lain-lain

Udah lama rasanya tidak menyentuh blog yang saya cintai ini. Terusik badan untuk bergerak dan mengayunkan jari-jari untuk mengetik apapun hal itu. Ya, apapun hal itu.

Sudah tidak terasa 6 tahun saya dan wordpress ini menjalin sebuah hubungan yang begitu intim, begitu mesra dan dia mengatakan hal itu pada saya!. Hanya bisa terpana dan sangat senang. Ya saya sangat memandang sebuah kata selamat itu sangat berarti.

Tidak terasa juga tahun telah berganti, ditahun 2015 banyak yang harus dikejar. Banyak milestone yang meleset ditahun kemaren dan segera harus dikejar ditahun ini. Kebiasaan baru yang bersifat positif harus segera diperbanyak dan dilakukan dengan komitmen. Ya apalah daya karena hidup cuma sekali harus kita manfaatkan semaksimal mungkin demi tercapainya mimpi-mimpi yang kita bangun sedari kecil bukan?.

Tak lupa juga happy birthday to myself. Kamu telah 25 tahun hidup feb, dan apa yang telah kamu berikan ke negeri mu ini feb?. Nothing?. T_T, terasa sedih. Tapi paling tidak ada semangat untuk bisa menjadi contoh kepada orang-orang sekitar tentang hidup sehat seperti buang sampah pada tempatnya. Simple ya?, tapi 90% orang Indonesia yang saya temui di tempat ini seperti lupa bagaimana cara membuang sampah pada tempatnya. Saking simplenya hingga lupa caranya kah?. Tidak ada kata tidak bisa!. Tidak ada kata terlambat. Kita bisa bangun Indonesia yang lebih baik.

Mimpi yang ingin dikejar? hmm, Mungkin ccnp?, mungkin ingin pindah keperusahaan yang bisa memberikan lebih banyak ruang dan pengalaman. Ya itu rahasia Ilahi yang kejutannya membuat hidup mu tercengang. Tetap pada jalur yang engkau percaya, berdoa dan lakukan.

Kamu hampir sampai. ya, Kamu hampir sampai. Tetap semangat

Tribute to someone

Lama tak berjumpa dan ternyata dia masi liar saja, tak bisa ditebak dan tak bisa dijinakkan, tribute for you

 

Kupercaya apapun yang akan terjadi nanti
Kau tetap mempesona rahasia di lagu ini
Tak peduli berapakah berat badanmu nanti
Kau tetap yang termuach di hati

Kauakui kutak hanya hinggap di satu hati
Kutakuti kuterlalu liar tuk dimiliki
Walau itu semua hanya persinggahan egoku
Dan sikapmu tlah merobohkan aku

dan waktupun terus berlari
dan aku pun semakin mengerti
apa yang akan aku hadapi
apa yang akan aku cari

aku tuliskan lagu sederhana
untuk dirimu yang sangat bijaksana
memahamiku dan mencintaiku apa adanya
apa adanya

dan waktupun terus berlari
dan aku pun semakin mengerti
apa yang akan aku hadapi
apa yang akan aku cari

ku tuliskan lagu sederhana
untuk dirimu yang sangat bijaksana
memahamiku dan mencintaiku apa adanya

Aku goreskan lirik sederhana
Untuk dirimu yang sungguh mempesona
memahamiku dan mencintaiku apa adanya
Apa adanya~