Interaksi Antar Manusia

IMG_20160419_034342

keren ya pendingin pake stulz

Seberapa bahagiakah anda hari ini?

Kata-kata tersebut mungkin menjadi sebuah pertanyaan yang menggelitik di jaman sekarang. Dijaman serba teknologi, dijaman dimana semua orang dapat berkomunikasi dimanapun secara cepat. Dijaman dimana keinformasi tidak dapat direm. Dijaman kita harus menfilter informasi secara sadar dan pintar.

Saya tergelitik jika sebuah kebahagian dijaman sekarang jika hanya di asumsikan bahwa kita dapat berbagi kisah di sebuah sosial media. Saya terpana akan banyaknya Ibu-bapak-saudara-nya semua berkumpul disebuah ruang keluarga yang hangat dan tersenyum-senyum bukan karena mereka bisa bersenda gurau diruangan tersebut. Hal yang lebih kejam itu terjadi, mereka tertawa melihat sebuah layar komunikasi. Layar fiktif, layar halusinasi, layar yang membunuh komunikasi 2 arah secara lambat.

Tiada interaksi.

Ketika terhipnotis dan tidak dapat disembuhkan, bahkan keluarga pun menjadi korban. Keterbengkalaian akan pekerjaan rumah tangga, keterbengkalaian akan tanggung jawab sebagai seorang ayah-ibu-kakak-adik dan lain sebagainya.

Pada hakikatnya, seorang manusia haus akan informasi, informasi yang cukup pesat dan banyak disediakan cukup baik oleh internet dimasa sekarang.Arus informasi tersebut seringkali menjadi sebuah tembok yang kokoh untuk membuat manusia sering kali lupa menjadi manusia.

Tiada rasa kemanusian.

Jadilah Manusia, kejarlah kebagahian yang hakiki, kebahagiaan dimana ada rasa bahwa engkau telah berguna bagi sesama mu.

#tulisanngawurgabisatidur

 

Advertisements

Opini : Siapkah Internet Cepat Di Indonesia?

Sebelumnya saya ucapkan selamat tahun baru untuk kita semua!.  Tahun yang baru, Semangat yang baru, dan juga impian-impian baru yang akan kita kejar bersama-sama.

Tergelitik untuk menulis sebuah buah pikiran dari apa yang sedang saya baca disebuah media sosial barusan. Artikel tersebut menarik saya untuk dapat terus berpikir mengenai indonesia dengan ragam pola pikir dinegara ini. Tapi bukan itu persoalan mendalam yang saya lihat, saya mencampur semua permasalahan yang ada pada tulisan tersebut kedalam bentuk sebuah culture yang lagi berkembang dinegara saya tercinta ini.

Dapat kita lihat semua orang sudah memegang smartphone yang digunakan disetiap detik hari-hari yang dilalui. Bersama dengan benda pintar itu manusia dapat melakukan apa saja, terbayang akan hal itu ada sebuah letak negatif akan hal itu jika kita gabungkan dengan culture yang ada di Indonesia.

Saya mulai sering membaca perdebatan yang sebenarnya tidak penting akan hal sesuatu yang menyangkut SARA, dan kita tahu bahwa culture orang Indonesia yaitu paling cepat emosi dan tidak ditelaah terlebih dahulu. Seharusnya kita orang berpendidikan tau dan dapat membenarkan hal tersebut tetapi apa daya?, semua orang telah memiliki smartphone, tidak hanya kalangan atas, sampai kalangan bawah pun dapat terhubung dengan artikel itu dan ikut berdebat mengenai hal itu.

Lagi-lagi culture indonesia yaitu melihat yang paling lantang dan paling banyak berbicara di anggap benar padahal orang yang pintar dan bijak adalah orang yang bisa mengetahui bahwa setiap kata-kata yang ada dapat kita saring dan kita uji kebenarannya asalkan kita ada ilmu yang sepadan mengenai masalah tersebut. Asal bicara bukan merupakan solusi dan mencari tenar adalah hal yang sering saya lihat di setiap perdebatan.

Saya selalu mengikuti apa kata pepatah :

Orang pintar tau cara mengalah dan orang bodoh adalah yang paling nyaring bunyinya

Ketika anda adalah seseorang yang tidak berilmu apalagi salah ilmu, anda sebaiknya menyikapi mengenai permasalahan itu secara diam. Kenapa?, karena anda hanya terlihat sebagai orang yang paling nyaring bunyi daripada ilmunya.

Indonesia, culture, dan smartphone. Siapkah semuanya terhubung kedalam sebuah akses internet yang sangat cepat?. Dimana orang masih beranggapan bahwa dia paling benar tanpa pernah koreksi diri sendiri?.

Ingat, dunia ini indah karena kita berbeda dan saling mengisi. Jika sebuah ekosistem itu hancur dan semua menjadi predator, apakah anda bisa hidup saling mengisi?

~Abreey

2015 dan lain-lain

Udah lama rasanya tidak menyentuh blog yang saya cintai ini. Terusik badan untuk bergerak dan mengayunkan jari-jari untuk mengetik apapun hal itu. Ya, apapun hal itu.

Sudah tidak terasa 6 tahun saya dan wordpress ini menjalin sebuah hubungan yang begitu intim, begitu mesra dan dia mengatakan hal itu pada saya!. Hanya bisa terpana dan sangat senang. Ya saya sangat memandang sebuah kata selamat itu sangat berarti.

Tidak terasa juga tahun telah berganti, ditahun 2015 banyak yang harus dikejar. Banyak milestone yang meleset ditahun kemaren dan segera harus dikejar ditahun ini. Kebiasaan baru yang bersifat positif harus segera diperbanyak dan dilakukan dengan komitmen. Ya apalah daya karena hidup cuma sekali harus kita manfaatkan semaksimal mungkin demi tercapainya mimpi-mimpi yang kita bangun sedari kecil bukan?.

Tak lupa juga happy birthday to myself. Kamu telah 25 tahun hidup feb, dan apa yang telah kamu berikan ke negeri mu ini feb?. Nothing?. T_T, terasa sedih. Tapi paling tidak ada semangat untuk bisa menjadi contoh kepada orang-orang sekitar tentang hidup sehat seperti buang sampah pada tempatnya. Simple ya?, tapi 90% orang Indonesia yang saya temui di tempat ini seperti lupa bagaimana cara membuang sampah pada tempatnya. Saking simplenya hingga lupa caranya kah?. Tidak ada kata tidak bisa!. Tidak ada kata terlambat. Kita bisa bangun Indonesia yang lebih baik.

Mimpi yang ingin dikejar? hmm, Mungkin ccnp?, mungkin ingin pindah keperusahaan yang bisa memberikan lebih banyak ruang dan pengalaman. Ya itu rahasia Ilahi yang kejutannya membuat hidup mu tercengang. Tetap pada jalur yang engkau percaya, berdoa dan lakukan.

Kamu hampir sampai. ya, Kamu hampir sampai. Tetap semangat

Tribute to someone

Lama tak berjumpa dan ternyata dia masi liar saja, tak bisa ditebak dan tak bisa dijinakkan, tribute for you

 

Kupercaya apapun yang akan terjadi nanti
Kau tetap mempesona rahasia di lagu ini
Tak peduli berapakah berat badanmu nanti
Kau tetap yang termuach di hati

Kauakui kutak hanya hinggap di satu hati
Kutakuti kuterlalu liar tuk dimiliki
Walau itu semua hanya persinggahan egoku
Dan sikapmu tlah merobohkan aku

dan waktupun terus berlari
dan aku pun semakin mengerti
apa yang akan aku hadapi
apa yang akan aku cari

aku tuliskan lagu sederhana
untuk dirimu yang sangat bijaksana
memahamiku dan mencintaiku apa adanya
apa adanya

dan waktupun terus berlari
dan aku pun semakin mengerti
apa yang akan aku hadapi
apa yang akan aku cari

ku tuliskan lagu sederhana
untuk dirimu yang sangat bijaksana
memahamiku dan mencintaiku apa adanya

Aku goreskan lirik sederhana
Untuk dirimu yang sungguh mempesona
memahamiku dan mencintaiku apa adanya
Apa adanya~

Nama ku Nusantara.

Aku punya sebuah mimpi
Dimana kita saling bahu-membahu
Aku punya sebuah mimpi
Dimana tidak ada rasa perbedaan

Aku punya sebuah mimpi
Nusantara bisa memimpin dunia
Aku punya sebuah mimpi
Dimana kewibawaan memimpin kita ke kejayaan

Aku ingin sebuah mimpi
Diantara angan dan ilalang
Aku ingin mewujudkan mimpi
Dimana tantangan dan keputusasaan menghadang

Aku adalah sebuah mimpi
Dimana rasa takut adalah omong kosong
Aku mimpi yang nyata
Dimana keringat dan tetes air mata terbayarkan

Mimpi dimana kekuasaan bukan kepada yang kaya
Mimpi dimana kejayaan sudah terbayarkan dengan air mata
Mimpi dimana harkat martabat nusantara terbayarkan nyata
Mimpi dimana Indonesia jaya

Oh pemimpi tetaplah bermimpi
Karena kita akan terus bermimpi
Hingga itu semua bisa menjadi nyata.

Sekuntum Mawar Untuk Kamu

Ku yang selalu inginkan kamu
Hadir disetiap mimpi indah ku
Yang selalu menemani mu
Disetiap jalan yang berliku

Aku bisa ada disetiap detik dilangitmu
Menjadi yang selalu kamu dambakan
Menjadi yang kamu impikan
Menjadi yang kamu harapkan

Aku ingin selalu bisa
Memeluk dirimu disetiap malam ku
Menemanimu di setiap hari ku
Memanjakan mu di setiap detik ku

Sabar lah oh sabar lah sayang
Waktu akan menjawab semua yang kita impikan
Bukan kehendak kita namun kehendak yang Kuasa
Yang selalu ada menyertai kita