New World 2017: Kata-kata pujangga

Hari yang cerah dimulai dengan kata selamat pagi. Terbangun sontak kaget dan merasakan hawa di sekitar. Detik waktu berjalan tanpa terhalang membangun rasa ragu di dada.

Gemercik air yang turun menyadarkan akan sebuah kenangan indah. Panas yang menerangi mengingatkan akan hati yang gembira. Semua terasa nyata.

Tersadar sekian lama sudah dinanti. Hari ini pun datang lagi, kembali, ya kembali.

Mengulangi setiap gerakan dan ingatan yang seharusnya dilupakan. Masa lalu sudahlah menghilang. Akupun melupakan!.

Berlari indah bermain dan menari. Berentetan semua dilakukan bersama. Aku berlari mengejar engkau yang sudah jauh mendahului. Aku berlari ke arah yang seharusnya dijalani. Aku kembali mencari arti dari hidup yang pendek ini.

Dibawah tiang berdarah aku berdiri. Menangisi engkau yang sudah mati. Bertahan akan amukan kejahatan dan penindasan kaum kompeni. Aku wawas diri.

Hitam tak lagi hitam, putih pun akan jadi hitam lalu siapa yang akan engkau pegang?.

Berlari dan engkau akan mencari jati diri.

 

 

Advertisements

Indonesia Memilih Jokowi – JK.

Pesta demokrasi di Indonesia telah selesai dilaksanakan. Euforia kemenangan dari salah satu calon presiden masih kita rasakan sampai hari ini. Pemilihan presiden yang dilaksanakan secara langsung berhasil dilakukan tanpa ada kerusuhan ataupun tindakan provokatif lainnya. Indonesia memilih yang terbaik dari yang terbaik adalah salah satu kata yang patut kita perjuangkan demi perubahan ke arah yang lebih baik bagi bangsa dan negara.

Indonesia melalui pemilihan langsungnya menobatkan bahwa Jokowi – JK menjadi pemenang pada tanggal 22 july 2014 kemaren. Seberapa besar efek yang akan di hasilkan bapak Jokowi dan JK untuk membangun Indonesia akan kita rasakan langsung 5 tahun dari sekarang. Dengan program-program yang telah ia paparkan pada debat calon presiden dibeberapa stasiun tv swasta kita hanya bisa berharap beliau dapat membuat Indonesia menjadi negara maju.

Revolusi mental yang akan Beliau bawa keranah ibu pertiwi ini bisa jadi sebuah revolusi secara sistematis jika berhasil diterapkan. Well pada taukan maksud sistematis?, secara berkelangsungan dari atas hingga bawah. Saya berharap ini akan bisa terjadi, secara negara kita adalah negara jajahan yang paling lama, sekitar 350 tahun, adat istiadat dari 350 tahun itu sudah mendarah daging dalam diri rakyat indonesia. Apa itu adat istiadat nya?, KKN dan tidak perlu dijelaskan sebagaimana hal itu udah menjadi batu  sandungan yang sangat besar terhadap kemajuan bangsa dan negara yang saya cintai ini.

Darah para pejuang yang berliter-liter itu tidak sanggup saya bayar, Nyawa yang terbuang dikala kita memperjuangkan kata merdeka untuk bebas dari penindasan kolonial itu sangatlah mahal. Kita perlu pemimpin yang memiliki visi dan misi untuk terus bisa memperjuangkan bangsa ini dari lindasan asing yang sudah secara kronis meluluh lantahkan persatuan dan kesatuan dinegeri kita tercinta.

Pada dasarnya saya salah satu orang yang sangat kecewa karena kegagalan bapak Prabowo menjadi presiden di Indonesia. Ide untuk memilih Prabowo menjadi presiden adalah karena beliau adalah lulusan AKABRI dan juga merupakan jendral dari sebuah pasukan khusus yang langsung dikomandoi oleh presiden, KOPASUS. Kamu harus tau bahwa orang-orang di TNI adalah seseorang yang diciptakan secara sistemmatis hanya untuk mencintai negara ini. Bukan berdasarkan agamanya, bukan berdasarkan sukunya, bukan berdasarkan perasaannya, tetapi gara-gara mereka memang dilahirkan untuk mencintai Indonesia secara bhieneka tunggal ika. Mereka sudah paham apa arti dari darah yang dikucurkan oleh para pahlawan yang telah gugur membela kemerdekaan Indonesia. Saya mengerti perasaan itu ketika mengikuti latihan PASKIB dan juga kegiatan Pramuka. Kecintaan untuk membela negara adalah sesuatu yang sulit didapat dijaman sekarang.

Tapi nasib berkata lain, Jokowi dengan kekuatan medianya berhasil mendapatkan hati rakyat terlebih dahulu. Secara Jokowi adalah orang yang berhasil mengubah kota solo menjadi kota yang modern, dan juga berhasil mengubah jakarta sedikit demi sedikit walaupun cuma menjabat kurang lebih setahun tapi sudah sangat banyak perubahan yang dirasakan oleh orang jakarta sendiri dibanding waktu Pak “kumis” menjabat selama 5 tahun lebih. Sesuatu yang menurut saya juga bisa di acungin jempol!.

Indonesia, diapit oleh 2 benua dan 2 samudra, surga yang tersisa di planet yang bernama bumi. Kerasnya persangian ekonomi dijaman sekarang menjadikan presiden yang akan terpilih nanti harus bisa menahan badan untuk negeri ini. Kita tidak hanya akan mendapatkan tekanan dari negara superpower, banyak negara yang mulai ingin memecah belahkan indonesia dan diperlukan sikap yang cepat dan tepat untuk mengatasinya.

Indonesia, lahir 17 agustus 1945, dengan semangat kemerdekaan presiden pertama kita, soekarno, menyatakan kemerdekaannya. Di umurmu yang akan mengijak 69 tahun rakyat telah memilih Jokowi untuk memimpin. Bisa kah kita menjadi yang terbaik dengan kepemipinan Jokowi?. Jawaban itu adalah Bisakah engkau merevolusi dirimu menjadi pribadi yang lebih baik demi Indonesia?, jangan mengharap Indonesia bisa lebih baik jika rakyatnya sendiri sakit.

Indonesia hebat, Indonesia kuat, Indonesia Satu, Jayalah Garuda Indonesia.

Tingkatan Bodoh

Tak pelak semua tidak lagi melihat
Tak lagi Menolong
Tak lagi Membantu

Yang terlihat hanya tamak dan iri
Yang terlihat hanya maki dan maki
Yang terlihat bukan lagi solidaritas

Berkelahi adalah harga mati
Bahkan kematian adalah hal yang suci
Dimanakah lagi bisa dilihat hal damai?
Ketika yang dicari hanya perkelahian

Jika kata damai tidak bisa lagi diluruskan
satu kata yang ku pinta untuk orang yang rindu akan hal itu
Jika kata damai tidak bisa lagi dirasakan
satu kata yang ku ingin untuk orang yang rindu akan hal itu

Sabar hingga mati,
Karena  sampai yang terakhirlah bisa
Dia lah pemenangnya.

Random post – 5 Tahun didepan

Dilihat belum tentu dilakukan, di dengar belum tentu dipatuhi.

Klo bisa dibilang manusia seperti pribahasa diatas, selalu melakukan yang lain daripada yang sudah diketahui orang (atau saya saja ya yang begitu?).

Jiwa tidak terbatas tapi raga memiliki batas

Ketika kita mengejar sesuatu, kita bisa memikirnya selama 20 tahun kedepan bahkan seumur hidup kita tetapi sekali lagi raga kita memiliki umur dan itulah yang akan menjadikan pembatas antara mimpi dan kenyataan.

Terjatuh, tertatih bukan berarti gagal, gagal adalah ketika kamu berhenti untuk berjuang

Mengejar orang yang ilmunya 5 tahun didepan kita apakah mungkin?

Berharap? Bercanda? dewasa bung!

Ini adalah ladang pertempuran mu, dan kamu adalah komandonya.

Post yang aneh, tetapi itulah pemikiran dari pikiran ku, selalu random dan tak pernah static.

Ketika tak lagi hanya sekedar ilusi berarti kamu harus bergerak maju

Andaikan

Mungkin jika aku diberi waktu,
aku akan selalu menghabiskannya untuk melihat wajah mu.
Wajah mu selalu menghiasi mimpi-mimpi indah ku.
Senyum mu selalu menghibur hati ku.
Tawa mu memecahkan keheningan di pikiran ku.

Mungkin jika aku selalu di samping mu.
Takkan kubiarkan diri mu bersedih
Kan kuhibur dirimu jika engkau bosan.
dan selalu kunyayikan lagu untuk membuat mu bahagia.

Andaikan diriku menjadi dia.
senyum takkan pudar dari bibirmu,
tawa akan selalu menghiasi hari-hari mu.
dan cinta akan selalu memenuhi hati mu.

andaikan.
🙂

Inspirasi berdasarkan film Suck Seed :

ern " Suck Seed "

You Are Beautiful Ern

Wanita, Berharganya dirimu

Emas, Perak, Intan tak bisa mengalahkan kemilaumu
Hatimu selembut sutra
Kata-kata mu manis
Paras wajahmu ayu
Kelakuanmu lembut

apa yang kurang dari dirimu?
Kau kurang menyayangi dirimu.

Kau tega menjual harga dirimu kepada pria-pria brengsek.
Tak taukah engkau, kalo kau begitu berharga.

mengalahkan emas dan intan sekalipun.

🙂