Ketertinggalan selama 40 tahun.

 

Sangat sedih melihat presiden ini sampai mengatakan demikian, dimana urat malu pemimpin masa lalu selama 40 tahun kemaren ?.

jika di teliti lebih dalam dimana titik kesalahan pemimpin kita di masa lalu? menurut saya ada beberapa titik pondasi yang benar-benar tidak dilakukan oleh pemimpin sebelum era jokowi.

  1. Infrastruktur

jika diliat infrastuktur adalah pondasi paling perlu yang diharus di bangun terlebih dahulu pada sebuah negara, ibarat alur ekonomi dari hulu ke hilir harus sangat lancar dan gampang di capai. selama 40 tahun pembangunan hanya terfokus di tanah jawa tanpa memikirkan pulau lain diluar sana. pola pikir sempit inilah yang harus di hancurkan. seharusnya setiap daerah memiliki kekuatan ekonomi masing-masing dengan demikian ekonomi tidak akan terpusat pada satu daerah saja. infrastuktur yang bagus adalah penghubung ekonomi dari sabang hingga sampai marauke. tapi liat sekarang siapa yang baru menggalakan kemajuan infrastuktur setelah 40 tahun itu? Pak de jokowi

2. Displin

sesuatu yang sangat dipandang sebelah mata oleh sebagaian besar rakyat, tetapi negara yang maju adalah orang-orang yang memiliki displin tinggi. sangat disayangkan baru diera jokowi etos displin digalakkan. 40 tahun yang lalu ? jangan ditanya…

banyak sekali era presiden jaman dahulu yang memberikan bantuan secara cuma-cuma (memanjakan rakyat) sehingga di era sekarang mereka memetik dimana rakyat hanya bisa hidup ketika disuap oleh pemerintah. ketika harga-harga menjadi tinggi karena terlalu sering di subsidi, rakyat menjadi sangat liar dan selalu menyalahkan pemerintah. hubungannya dengan disiplin?, karena terlalu santai dan tidak memikirkan efek kedepannya rakyat terbiasa dengan kesantaian dan terbiasa untuk berjalan lambat.

3. ruang kreativitas

spacex, tesla, dan paypal adalah buah dari kreativitas yang sangat tinggi dimana orang berseni dan orang berteknik digabungkan dan tidak memiliki batasan dalam mencari kreativitas.

Di Indonesia kreativitas di hancurkan sedemikian rupa sehingga banyak orang terbelah dan bingung memikirkan identitas atau passion untuk mereka dapat hidup kedepannya. orang yang terlalu sibuk dengan seni biasanya tidak dapat hidup berkecukupan di bandingkan dengan orang yang hidup dengan lulusan teknik.

Seharusnya di Indonesia industri kreatif dan industri teknik harus lah berimbang, apalagi juga masalah birokrasi yang menghambat kreativitas. jangan ditanya lagi.

Banyak sekali orang pintar di indonesia malas dan tidak ingin kreatif karena apa?, birokrasi yang bertele-tele..

4. aparatur negara yang mata duitan dan tidak berkompeten dalam bidangnya.

apa buah dari kepemimpinan tidak benar selama 40 tahun yang paling dapat kita rasakan?

tak lain dan tak bukan ialah dinasti orang dalam yang hidup dan berkembang didalam pemerintahan. dan ini tidak dapat dipungkiri lagi sangat menghambat pertumbuhan apalagi kenginginan seseorang untuk melakukan sesuatu demi negara.

ketika ingin melakukan inovasi, pemimpinnya bilang aduh jangan aneh-aneh (mindset terlalu nyaman dengan keadaan), anak buah yang baru masuk jago dalam segala hal lalu di asingkan oleh kepala dinas, tidak mengikuti aturan yang ada (korupsi masal) dikucilkan oleh atasan.

jika hal ini dibiarkan berapa lama pun indonesia tidak akan berkembang menjadi sesuatu yang besar.. otak aparatur yang seperti ini harus di tinggalkan.

 

itu lah opini yang saya ingin berikan kepada pembaca yang budiman akan pentingnya perubahan dari diri sendiri terlebih dahulu. karena indonesia ini hanya bisa menjadi negara maju bukan karena pemimpim yang kejam, pempin yang bertaqwa, atau pun pemimpin yang pintar, tapi karena kita berpikir secara bersama-sama perubahan itu ada didalam diri dalam setiap rakyat indonesia dan bersama-sama bersatu untuk dapat membuat negara yang makmur yaitu negara Republik Indonesia.

 

Advertisements

Buta Tapi Bisa Melihat

Buta Tapi Bisa Melihat

Sesuatu yang kau rasakan tapi tidak kau lakukan
benar tapi kau salahkan
benarkah dengan yang kau rasakan?

Tersadar kan penyesalan yang kau lakukan
Merangkak pada dosa yang telah kau perbuat
Sudikah kau menjilat kembali dosa dosa tersebut?

Pernah tersadar dikepala
akan hadirnya sesuatu Yang Maha Dasyat
Tak ada satupun barang yang dapat berhadapan dengan-Nya
Sucikah engkau saat akan dihadapkan pada-Nya ?

Terbayang akan tangis diwajah mu
Sedih ku melihat tapi tak ada sesalmu
Apakah aku yang salah telah mengingatkan mu?
apakah menunggu Dia yang mengingatkan mu?

aku tersadar telah melupakan Mu di setiap nafas ku
hidupku tiada arti tanpa diriMu
najiskah aku ketika menyebut namaMu ?
Tahirkan aku Tuhan.

Teman atau Lawan

Hai, ucapan yang selalu kau sampaikan padaku. Tak ragu balasku hai juga padamu.
Dulu kau sering berkata jikalau saja pada saat kau tak memiliki segalanya. Sekarang kau hilang ketika memiliki segalanya.
Kejadian yang kau lalui sudah layaknya film laga di televisi. Apa saran dari ku? Kau tangguh, kau kuat tapi jangan kau paksa dirimu.
Menetes air mata dari pipi mu, aku tau kau tak lagi seperti yang ku kenal dulu. Kau bukanlah pertarung ataupun pahlawan, kau hanya seorang manusia.
Besar dan tumbuh kita bersama tapi kenapa kau lupa akan dirimu.
Kau lupa akan dirimu sendiri. Kau lupa akan apa yang telah dilakukan Ia kepadamu. Kenapa kau pergi?
Berjalan bersama kuat dan gagah kita dapat terjaga. Kenangan indah itu sekarang cuma impian.
Semua mencari harta, semua mencari keselamatan. Kenapa hanya dirimu yang kau pikirkan?
Aku sedih banyak ketidakadilan kau hadirkan, banyak kemunafikan kau lahirkan, dimana hati mu?
Sekarang aku mengerti, tidak ada dulu kawan yang kukenal, hanya lawan yang bisa ku temui…

New World 2017: Kata-kata pujangga

Hari yang cerah dimulai dengan kata selamat pagi. Terbangun sontak kaget dan merasakan hawa di sekitar. Detik waktu berjalan tanpa terhalang membangun rasa ragu di dada.

Gemercik air yang turun menyadarkan akan sebuah kenangan indah. Panas yang menerangi mengingatkan akan hati yang gembira. Semua terasa nyata.

Tersadar sekian lama sudah dinanti. Hari ini pun datang lagi, kembali, ya kembali.

Mengulangi setiap gerakan dan ingatan yang seharusnya dilupakan. Masa lalu sudahlah menghilang. Akupun melupakan!.

Berlari indah bermain dan menari. Berentetan semua dilakukan bersama. Aku berlari mengejar engkau yang sudah jauh mendahului. Aku berlari ke arah yang seharusnya dijalani. Aku kembali mencari arti dari hidup yang pendek ini.

Dibawah tiang berdarah aku berdiri. Menangisi engkau yang sudah mati. Bertahan akan amukan kejahatan dan penindasan kaum kompeni. Aku wawas diri.

Hitam tak lagi hitam, putih pun akan jadi hitam lalu siapa yang akan engkau pegang?.

Berlari dan engkau akan mencari jati diri.

 

 

13 November 2016

Sesuatu yang ingin di ungkap tetapi tak bisa diceritakan atau dituliskan didalam sebuah catatan. Menariknya menahan rasa itu membuat hari bingung, resah, gelisah dan tidak tau harus berbuat apa. Kesalahpahaman sering terjadi dan itu membuat pelajaran untuk kedepannya.

Setiap ada perjumpaan pasti ada perpisahan, kenangan akan kesenangan dan kesedihan akan selalu dihati. Karena yang dikenang adalah memori kebersamaan. Indah dan tidak terukur adalah kata yang pantas diberikan kepada semua hal tersebut. Yakin pasti akan bertemu lagi disuatu tempat ya… kita pasti akan bertemu lagi nantinya. Kesempatan lain dan pertemanan lainnya.

Mahluk yang indah bukan berarti berhak melakukan segalanya. Menyalahkan akan sesuatu yang belum paham artinya. Ilmu yang tinggi tidak menjamin sesuatu itu benar. Moral itu ada dilangit manapun keberadaannya. Sesuatu yang sudah seharusnya menjadi jalan.

Aku…
Tersentak dan kagum, ketika bertemu, bercanda, dan mempelajari. Manusia.. Kenapa?

Perubahan

Semua orang ingin berubah bukan?, Berubah dalam hal positif tentunya. Ada kala dimana waktu kita menjadi seseorang kita tidak tau bahwa sifat kita sedikit demi sedikit berubah. Bisa dikarenakan situasi tertentu, tempat, bahkan pertemanan pun bisa membuat seseorang itu berubah

Disaat kita menjalani kehidupan, kita bisa sadar ataupun tak sadar mengetahui bahwa kita telah berubah. Seperti contoh, pada saat umur 11-14 tahun pada tahun 2006an ada namanya tulisan gaul seperti, AkU daN KamYuh, tulisan besar kecil yang menyebabkan mata menjadi sakit tersebut sangat terkenal dijamannya. Semua remaja pasti langsung mengikutiĀ  trend tersebut. Tetapi setelah bertambahnya pendidikan dan usia, maka tulisan tersebut menjadi aneh dan tidak ada satupun orang kemudian mengikutinya lagi.

Perubahan yang nampak seperti itu saya rasa sangat positif, mengarah ketujuan yang bagus, perubahan positif. Melihat lebih dalam lagi, ketika orang dijepit oleh keadaan, ekonomi dan pertemanan. Perubahan yang jelek pun bisa terlihat bagus.

Mungkin setiap orang pernah merasakan hal tersebut dan wajar mereka tidak menyadari bahwa perbuatan itu adalah jelek dan kita tau perubahan seperti itu tidak akan dirasakan oleh orang tersebut. Mengapa?

Pertama kebiasaan atau dalam bahasa inggrisnya habbit. Ketika seseorang masi dalam dalam umur taman kanak-kanak, kebiasaan yang ia liat pada orang tuanya dan lingkungannya akan berdampak penuh pada tumbuh kembangnya. Seperti contoh pelajaran membuang sampah pada tempatnya, pelajaran kencing dan buang air besar ditoilet, berterima kasih jika telah dibantu. Contoh tersebut hanya ada pada saat seseorang tersebut mengalami fase kekanakan/taman kanak-kanak. Ketika mulai beranjak dewasa, kebiasaan tersebut akan terus dibawa.

Adakah yang jelek pada kebiasaan tersebut?, tentu tidak ada, ini adalah contoh kebiasaan yang bagus, tetapi ada saja orang tua yang mengajarkan sesuatu yang tidak baik pada saat anak itu masi dalam fase menyerap semua informasi tanpa di pilah terlebih dahulu. maka orang tersebut akan terus membiasakan dirinya untuk sesuai dengan ajaran orang tua mereka. Apakah itu buruk?, tentu saja bagi sipelaku itu sudah sepatutnya ataupun kebiasaan tetapi bagi orang lain itu perilaku yang membutuhkan perubahan

kedua, tempat/lingkungan. Seseorang mengalami perubahan secara signifikan pada point ini. Contohnya adalah sbb; ketika orang itu pergi merantau ataupun pindah kekota yang baru, maka pola pikir dan pergaulan yang ada dikota tersebut akan berbeda dari kota sebelumnya. Pada kasus tertentu jika seseorang itu merasa bahwa dia dalam kaum yang salah maka orang itu pasti akan membetulkan prilakunya agar sama seperti yang lain.

Hal tersebut, saya rasa jika tidak penting buat apa dilakukan, ibaratnya dalam pergaulan kota barunya dia dituntut untuk dapat merokok agar sama seperti yang lain. Hal seperti tidak lah penting dan perubahaan tersebut sangatlah jelek. Tetapi banyak saja orang yang terjerumus dan jatuh sedalam-dalamnya pada kebiasaan jelek tersebut dan banyak lainnya.

Apakah ada solusi untuk perubahan kearah yang lebih jelek? tentu saja ada.

BERMORAL

Tau yang baik dan benar dibutuhkan MORAL, ibarat anda adalah manusia, moral adalah sesuatu yang anda butuhkan untuk hidup secara damai. Dinamika kehidupan yang saya rasa mulai tidak baik dan tidak ada kode etik membuat saya menuliskan tulisan ini.

Jadilah manusia yang manusia, bermoral, dan bermartabat. Karena pada akhirnya uang pasti akan habis, Manusia pasti akan mati, dan tidak akan ada yang menyelamatkan anda dari pada kematian selain moral dan kasih sayang.

Penyegaran Kembali – Menulis

Sudah tidak terasa kuliah berjalan kurang lebih 2 minggu, apa saja yang di ajarkan?, jangan membayangkan akan sejelumet ilmu mengenai Teknik Industri pada awal-awal perkuliahan. Penyegarang yang dilakukan adalah memulai dari belajar membaca, teknik persentasi, dan menulis

Karena mungkin peserta perkuliahan MMT ITS dulu kebanyakan adalah orang-orang maha tua, eh maaf, maksudnya pesertanya dari kalangan sepuh dalam industri yang ditekuninya makanya ada istilah belajar kembali bagaimana cara membaca tersebut. Tetapi ditahun ini termasuk tahun dimana tidak ada sepuh-sepuh dalam perindustrian belajar didalamnya, kebanyakan anak muda yang siap untuk menggali masa depan.

Ada satu sisi menarik dalam perkuliahan ini. Orang-orang yang duduk bersama saya adalah senior yang sudah mengasam garam dalam perindustrian, maka dalam beberapa kesempatan dipilihlah kelompok untuk maju dan memberikan persentasi. Ada case dimana ketidak mau mengalahan dan selalu ingin benar yang saya rasakan dalam persentasi mereka. Disinilah kelemahan kaum muda, yaitu menjadi pendengar setia dalam perdebatan kaum tua. hehehe šŸ™‚

Sangat seru dan sudah tidak sabar rasanya untuk bertemu dengan semua Proffesor dalam perkuliahan yang akan datang.